Saturday, December 27, 2008

DU

Seharian ini aku melupakan tentang siapa dirinya sebagai seorang laki-laki...yang aku tau dia hanya sedang terbaring sakit...

Seharian ini aku melupakan tentang bagaimana aku mengumpulkan catatan yang berisi mimpi...yang aku tahu aku hanya sedang melakukan omong kosong...

Seharian ini aku melupakan bagaimana proses penyederhanaan isi otak untuk kemudian dapat berganti kenyataan...kenyataan yang dibagikan kepada setiap orang yang mampu menerimanya sebagai kenyataan...

Seharian ini aku melupakan bagaimana seorang wanita sepatutnya memperlakukan laki-laki yang begitu membutuhkan sebuah kelembutan saat ia mulai lemah...paling tidak sekedar mengusap kepala atau menenangkannya dengan berkata "sabar sayang"...

Seharian yang bagiku berhari-hari...
Berhari-hari ketika ia mulai melupakan pengertian...
Berhari-hari semenjak kuminta menoleh kemukaku...
Berhari-hari setelah air mata kuubah menjadi kesakitan...
Berhari-hari ketika mata membaca kepenatan...

Sabar sayang...laki-laki memang begitu...

Monday, December 15, 2008

RED CHOCOLATE ROMAN

Kuterbangkan daun-daun melalui atas bukit yang sulit didaki
Ribuan orang meneriaki, katanya :
" kau sudah gila roman ... "

Lalu sedikit saja kutersenyum dan kuterbangkan kembali daun-daun
kalau habis, kuturun sedikit saja mengumpulkan daun-daun lagi di atas pohon mahoni dan kembali kuterbangkan
Ribuan orang lagi-lagi meneriaki, katanya : kini kau menunggu mati roman...

Lalu kubilang sambil tetap menerbangkan daun-daun
" Tak ada yang lebih baik dari apa yang dapat kulakukan, meski kita begitu dekat, tapi jiwa kita berbeda, kau memilih mengomentariku dan aku memililh mentertawaimu !!!
tapi kita akan tetap sama-sama mati !!!