Friday, May 6, 2011

belajar bersemangat dan bermimpi dari seorang ANNE FRANK

Anne frank, adalah gadis kecil keturunan kaum yahudi. Semasa hidupnya ia bersembunyi di Amsterdam bersama keluarga dan empat temannya. Selama persembunyian mereka berhasil tertangkap krn dikhianati, semuanya tewas , kecuali ayah anne. Ketika kembali ke Amsterdam, ayah Anne menemukan buku2 harian Anne yg ditulis sejak 12 Juni 1943 hingga 1A gustus 1944...
Didalam buku hariannya, Anne Frank bercerita tentang bagaimana kisahnya ketika bersama teman-temannya sehari-hari, bagaimana ia merasakan tertarik pada temannya, bagaimana ia berkutat dalam persembunyian, dan ingin lari dari semua hal yang membungkamnya... ia punya banyak cita-cita dan sangat bersemangat, sampai ia meninggal ia ingin mengamalkan ilmu yg ia dapat, ia ingin belajar tentang banyak hal di dunia, meskipun ia hidup dalam ketakutan setiap hari... bagaimana ia menggambarkan dirinya kontradiktif. Ia ingin hidup dengan apa yg ia punya, sebagai manusia yang sama, tanpa dilihat bagaimana ia ditakdirkan lahir dari seorang yahudi. Bagiaman ia ingin keluar dari rasa ketakutan...
Kalimat Ane Frank yang dalam adalah
'Tak seorang pun menjadi miskin karena berbagi"....
"Saya percaya semua orang sungguh baik hatinya"....
"Lebih baik kata-kata derita terbawa di dalam kertas, daripada mumi membawa di dalam hari"....
"Kemalasan memang tampak menggoda, tapi bekerja memberi kepuasan"....
"Kebahagiaan siapapun akan membuat orang lain bahagia juga"....
"Yang luar biasa, anda tidak perlu waktu khusus untuk mengubah dunia"....







Wednesday, May 4, 2011

PART OF 'ALUNA ROGA'

ibu Ainun mendekatinya dan mengepang rambutnya yang mulai panjang, di ambilnya cermin kayu berbentuk lonjong, pemberian temannya yang bernama 'Wuning'....
" istri itu tidak harus selalu menjadi perspektif cekeremes konco wingking dan sigaraning nyowo sayang....isi hatimu dengan ketulusan untuk merawatnya, perlakukan suamimu seperti kamu memperlakukan hatimu, tubuhmu, dan alquran ditempat terbaik yang kau tempatkan....bersihkan tubuhnya sampai kamu membersihkan jasadnya....dan jika tak sempat... maka dari langit kamu bisa meminta izin kepada TUHAN untuk memandikannya.... pun tugasmu tidak pernah berhenti ketika berada di langit...kamu harus selalu menuntunnya dengan nyanyian surga, agar jalannya tak sempit....basuhlah kakinya setelah lelah menginjak coral-coral setiap hari, isi kekosongan rongga jari-jarinya ketika ia sendiri...setiap detik adalah ridho ALLAH, pinarak dan belai ia dengan kelegowoan mu yg paling tulus...."